Hi, sudah lama ya
mau cerita sedikit, tahun 2021 saya gagal mempunyai hubungan. Sesuatu yang saya inginnya itu terakhir ternyata harus gagal karena suatu alasan. Tapi kemudian saya bertemu dengan dia, si cuek *bagisaya tapi juga perhatian, beberapa hal dari diri saya yang ternyata punya sifat buruk jadi kita pun terkadang berselisih. Pelan-pelan saya menyadari kalau saya gk bisa selamanya begini, saya mau berubah lebih baik bukan untuk dia tapi untuk saya.
hubungan ini sudah kurang lebih 1thn, saya pikir untuk akhirnya akan di dia tapi kalimat terakhir setelah kita ngobrol membuat saya bingung. Sedih kalau ternyata pada akhirnya saya harus siap mengikhlaskan dia, memang betul pada akhirnya kita gk bisa membuat seseorang untuk tetap tinggal ketika dia maunya pergi. People come and go, kata yang terdengar tidak asing tapi sulit diterima. Lucu kadang kalau bicara soal takdir, pada akhirnya saya siap tidak siap memang harus belajar mengikhlaskan kalau sewaktu-waktu dia mau pergi.
Mungkin setelah dia pergi, saya gk mau buka hati lagi. Bayangan dia akan pergi saja buat saya sulit untuk dipercaya. Pada hari ini, ketika saya menulis ini mungkin masih dibayang2 ketakutan ataupun kesedihan kalau nanti akhirnya kita berada di jalan masing2, saya maunya nanti kalaupun benar terjadi saya harap, ada sedikit kekuatan untuk saya menjalani kehidupan saya sendiri.
Untuk kamu yang dipenuhi keraguan pada hari ini, kamu berhak menerima bahagia kamu sendiri. Tapi jangan minta aku untuk benci kamu, kalau seandainya nanti kamu tetap sama prinsip kamu. Kalau kamu belajar di hubungan yang terakhir untuk mencintai seseorang secukupnya, aku belajar di hubungan terakhir untuk tidak mencoba meyakinkan seseorang yang inginnya pergi seberapapun aku memaksa untuk tetap tinggal.
Percakapan kita menyenangkan,memori kita juga menyenangkan. aku menulis ini agar nanti di suatu waktu apabila kita memang benar harus masing2, percaya aku sebegitu bahagianya bertemu seseorang seperti kamu, aku yang inginnya nanti jadi pelabuhan terakhir kamu harus rela ketika kamu memilih jalanmu sendiri.
with love,
Me
Komentar
Posting Komentar